Bukan Marcus Rashford atau Anthony Martial, Ini Pemain MU yang Paling Sulit Dijaga

Pemain asal Inggris, Luke Shaw mengungkapkan siapa pemain yang sangat sulit untuk di jaga nya ketika sedang berlatih di sesi latihan nya. Shaw mengungkapkan bahwa pemain tersebut adalah Paul Pogba. dari semua skuat manchester United cuman dia seorang yang sangat susah untuk selalu di kawal.

di musim 2019/2020 Manchester United memiliki penyerangan yang sangat mematikan. di mana kali ini penyerangan mereka memang memiliki kecepatan yang sangat tinggi seperti Daniel James, Anthony Martial dan Marcus Rashford sebagai ujung tombak untuk menobrak pertahanan gawang lawan.

Dengan keganasan yang di miliki oleh Mancheter United membuat mereka selalu mengasah kemampuan nya untuk selalu bertahan di dalam sesi latahan mereka. jadi Shaw mengatakan ketika dalam sesi latihan ia sama sekali tidak pernah gentar dengan penyerang yang di miliki oleh MU, pasalnya ia rasa takut tidak akan bisa membuat ia kembali tumbuh dan berkembang.

Shaw juga sangat enjoy dengan penyerang Setan merah . di mana ia selalu di tantang untuk selalu mengawal mereka agar dirinya juga bisa menjadi pemain bertahan terbaik. ketika dalam sesi latihan Shaw juga menikmati permainan nya di sesi latihan.

Shaw juga menilai bahwa ketika dalam sesi latihan Marcus Rashford maupun Anthony Martial bukan pemain yang sangat sulit untuk menjaga nya. namun menurut pemain asal Inggris tersebut malah mengungkapkan pemain yang sangat sulit untuk di jaga adalah Paul Pogba, sang gelandang terbaik yang di miliki oleh skuat MU.

Kualitas Sepatumu Juga Menentukan Hasil Dalam Larimu

Saat ini, sepatu lari cukup populer di kalangan atlet dari segala usia. Jika Anda mencari untuk membeli sepasang, kami sarankan Anda memperhatikan rincian kecil yang sebagian besar pembeli cenderung mengabaikan. Kami akan berbagi dengan Anda beberapa manfaat terkemuka sepatu lari untuk atlet. Baca terus untuk mengetahui lebih banyak.

1. Perlindungan kaki

Dengan hak sepasang sepatu lari, Anda bisa mendapatkan yang terbaik dari olahraga Anda. Saat bermain olahraga, penting bahwa kaki Anda seharusnya tidak merasakan dampaknya. Jadi, jika Anda memakai sepatu yang tepat, Anda akan merasa jauh lebih baik. Anda akan dapat memberikan kinerja yang lebih baik dan menikmati perlindungan biaya pada saat yang sama. Dengan kata lain, Anda dapat menghindari penyiksaan kaki dan cedera juga.

2. Hasil berlari lebih baik

Dengan peralatan yang tepat, Anda dapat melakukan jauh lebih baik dalam sejumlah olahraga. Kita tahu bahwa tidak mungkin untuk melakukan pekerjaan yang baik jika alat yang tepat tidak tersedia. Di sisi lain, jika Anda merasa tidak nyaman saat mengenakan sepasang sepatu yang salah, Anda tidak akan dapat tinggal di tanah lebih lama. Jika Anda seorang pelari, Anda akan dapat mencakup jarak yang jauh lebih lama tanpa merasa tidak nyaman atau menderita cedera kaki.

3. Investasi besar

Ini tidak mudah untuk membeli sepatu olahraga hari ini. Kadang, mereka dianggap sebagai barang mewah. Segera setelah Anda mendapatkan sepasang sepatu yang tepat, Anda mungkin mengalami peningkatan efisiensi Anda saat bermain.

Jika Anda ingin mendapatkan hasil maksimal dari investasi, pastikan Anda membeli produk yang terbuat dari bahan berkualitas tinggi. Dengan cara ini sepatu Anda akan bertahan dalam ujian waktu. Membeli pasangan yang tepat dari sepatu bot adalah investasi yang baik.

4. Warna, merek dan model

Hari ini, Anda dapat menemukan spektrum yang luas dari sepatu lari. Karena ceruk ini cukup populer, semakin banyak merek yang mulai berinvestasi di industri ini. Jika Anda seorang pelari, Anda dapat memilih model terbaik dengan mengingat fitur terbaik.

Sepatu lari telah menjadi sensasi. Oleh karena itu, memilih untuk merek yang tepat, model dan warna adalah stroke jenius. Berdasarkan preferensi pribadi, Anda dapat memilih warna atau model yang tepat.

5. Meminta saran dari teman

Hari ini, Anda dapat menemukan banyak aksesoris di pasar untuk menjalankan sepatu. Oleh karena itu, Anda mungkin ingin mendapatkan pendapat banyak pemain. Apakah Anda seorang pemula atau pemain berpengalaman, mendapatkan pasangan yang tepat adalah suatu keharusan. Dalam prosesnya, Anda dapat berteman dengan beberapa orang baik, yang akan meningkatkan lingkaran sosial Anda. Ini adalah manfaat besar lain untuk membeli sepatu lari berkualitas.

5 Pemain Bintang Lapangan Sepak Bola Yang Mulai Terlupakan

5 Pemain Bintang Lapangan Sepak Bola Yang Mulai Terlupakan

Pada dunia sepak bola segala waktunya dapat berjalan dengan cepat dan terus berganti. Pada setiap tahun berlalu pergantian pemain terus terjadi pada skuad pemain, juga pada pergantian baru di dunia sepak bola sekarang. Semua itu tidak bisa heran apabila ada pemain sepak bola yang pernah menjadi behan obrolan lalu secara drastis namanya meredup juga tidak terdengar lagi namanya di pertandingan.

Bersama-sama akan mengetahui siapa pemain sepak bola bintang yang terkenal di Eropa juga dunia sampai saat ini, mereka sekarang mulai tidak terdengar namanya pada laga pertandingan Eropa dan dunia.

1. Nicolas Gaitan

Nicolas Gaitan sangat familiar dengan nama itu tentunya.  ia pernah menjadi pemain hebat saat bermain memperkuat Benfica pada tahun 2010 sampai tahun 2016, Nicolas Gaitan 2 tahun mencoba peruntungannya bersama Atletico Madrid ditahun 2016 sampai tahun 2018 lalu ia hijrah menuju Dalian Yifang di China tahun 2018 sampai tahun 2019, Nicolas Gaitan saat ini bermain bersama Chicago Fire, dan telah berusia 31 tahun saat ini, ia merupakan winger asal Argentina.

2. Yannick Carrasco Ferreira

Yannick Carrasco Ferreira masih memiliki peluang untuk kembali bermain menjadi pemain sepak bola bintang menuju Eropa seusai bermain selama 1 tahun di Tiongkok bersama Dalian Yifang di Cina. Yannick Carrasco Ferreira sekarang umur 26 tahun, Yannick Carrasco Ferreira diketahui diminati banyak klub top Eropa seperti PSG / Paris Saint Germain, Bayern Munchen, juga Arsenal. Saat ini ia pernah mengutarakan jika tidak betah berada di Tiongkok bersama Dalian Yifang.

3. Eder

Eder mantan pemain Inter Milan tahun 2016 sampai tahun 2018, Eder mempunyai kelincahan saat melakukan serangan menuju pertahanan lawan saat pertandingan. Eder bersama Sampdoria pada tahun 2012 sampai tahun 2016 merupakan momen terbaiknya. Eder adalah pemain yang memiliki paspor Italia namun bukan asli kelahiran Italia kemudian Eder dipanggil untuk memperkuat Timnas Italia tahun 2015.

Kemudian Eder bermain untuk Jiangsu Suning tahun 2018, Jiangsu Suning adalah klub yang dipunyai Suning Group yaitu pemilik Inter Milan.

4. Jackson Martinez

Jackson Martinez sangat cepat karirnya menurun drastis. Berawal menjadi seorang striker ganas dan tajam di Eropa saat bersama FC Porto pada tahun 2012 sampai tahun 2015, bersama Atletico Madrid tahun 2015 sampai tahun 2016 Jackson Martinez meredup, kemudian bermain menuju Guangzhou Evergrande tahun 2016 sampai tahun 2019, sekarang Jackson Martinez membela klub kecil Portimonense di Portugal. Jackson Martinez sekarang usianya sudah 33 tahun dan mendekati masa pensiun menjadi pemain sepak bola.

5. Ezequiel Lavezzi

Ezequiel Lavezzi atau El Pocho. Sempat namanya populer di Eropa saat bersama Napoli tahun 2007 sampai tahun 2012 dan bersama Paris Saint Germaint tahun 2012 sampai tahun 2016. Ezequiel Lavezzi seorang striker lincah asal Argentina dan memiliki naluri mencetak gol agresif. Ezequiel Lavezzi juga tampil saat membela Timnas Argentina melawan Jerman pada final Piala Dunia 2014.

Namun sejak ia pindah menuju Hebei China Fortune tahun 2016 sampai sekarang, nama Lavezzi 51 caps juga 9 gol bersama Timnas Argentina tidak lagi diperbincangkan di Eropa. Ezequiel Lavezzi sudah berusia 34 tahun.

Menjadi Awal Kemenangan Mikel Arteta Saat Melatih The Gunners, Arsenal Kalahkan Manchester United Dengan Skor 2-0

The Gunners mengalahkan The Red Devils dengan skor 2-0 pada liga Primer Ingrris 2019/2020 kamis (2/1/2020) di Emirates Stadium. Hasil itu membuat Mikel Arteta pelatih Arsenal mendapat kemenangan awal pada musim perdananya setelah menjadi manajer  baru The Gunners.

Menjadi Awal Kemenangan Mikel Arteta Saat Melatih The Gunners, Arsenal Kalahkan Manchester United Dengan Skor 2-0
Menjadi Awal Kemenangan Mikel Arteta Saat Melatih The Gunners, Arsenal Kalahkan Manchester United Dengan Skor 2-0

Dengan hasil dari pertandingan ini The Gunners naik ke posisi 10 dengan koleksi 27 poin, sementara Manchester United tetap bertahan di posisi 5 dengan koleksi 31 poin. Arsenal mengawali pertandingan dengan baik pada 8 menit awal laga The Gunners unggul dengan gol Nicolas Pepe. Melalui umpan silang Sead Kolasinac saat membentur pemain United kemudian jatuh ke kaki Nicolas Pepe lalu tendangan kerasnya berhasil membuat gawang yang dijaga David De Gea kebobolan.

Selang 2 menit kemudian Pepe juga hampir mengancam gawang United melalui umpan silangnya untuk Pierre Emerich Aubameyang namun gagal membuahkan gol dikarenakan tendangannya jauh melambung di atas mistar gawang United. The Gunners kembali kembali melewatkan peluang pada pertengahan babak pertama melalui tendangan Alexandre Lacazette juga Lucass Torreira masih melambung dan meleset. The Red Devils masih kesulitan walau sudah memainkan skuad terbaiknya dengan bermain pada ujung tombak Anthony Martial bersama marcus Rashfod.

Pada menit ke 39 Pepe sempat menggetarkan gawang Manchester United namun tendangannya dapat dihalau dengan baik oleh David De gea dan mengenai mistar gawang. Menjelang babak pertama sebelum jeda The Gunners mampu menambah keunggulan melaluisundulan Maitland Niles yang saat itu David De Gea gagal menjaga gawang dan mendapatkan bola muntah dari bek Sokratis Papastadhopoulus. Kemudian skor menjadi 2-0 dengan keunggulan Arsenal.

Pada babak kedua pelatih Ole Gunnar Solksjaer melakukan perubahan pada pemain dengan mengganti Andreas Pereira dan Mason Greenwood. Namun serangan yang telah dilancarkan Manchester United sampai pada akhir pertandingan tidak dapat merubah keaadaan, dan pertandingan antara Arsenal melawan Manchester United masih tetap pada skor 2-0. Dengan wasit meniup peluit tanda berakhirnya laga tersebut maka Manchester United Tumbang dan dikalahkan oleh Arsenal pada laga pertandingan ini. Tampak wajah kegembiraan Mikel Arteta setelah melihat hasil akhir pertandingan tersebut.

Aaron Ramsey Dan Danilo Bertekad Mendapat Trofi Bersama Juventus

Aaron Ramsey berjuang keras untuk mendapatkan trofi pertamanya bersama Si Nyonya Tua . Itu bisa didapatkannya apabila Juventus berhasil menang di pertandingan final Supercoppa Italia melawan Lazio, Minggu (22/12/2019).

Aaron Ramsey Dan Danilo Bertekad Mendapat Trofi Bersama Juventus
Aaron Ramsey Dan Danilo Bertekad Mendapat Trofi Bersama Juventus

Ramsey berseragam Juventus pada musim ini. Kontrak Ramsey dengan Arsenal tidak diperpanjang. Kedatangan Ramsey menambah kuat lini tengah Juventus bersama  Sami Khedira, Blaise Matuidi, Emre can, juga Miralem Pjanic. Melawan Lazio, Ramsey dengan semangat ingin mendapatkan trofi perdana semenjak bersama Juve. Kendati itu, ia juga sadar jika laga tersebut tidak akan mudah dimenangkan.

“Ini merupakan kesempatan pertama saya untuk mendapatkan trofi bersama Juve. Saya senang juga siap di laga nanti,” ucap Ramsey. “Juventus merupakan tim yang bagus, namun Lazio juga sedang ada pada puncak permainannya. Laga itu akan sulit, kami mesti fokus,” tambahnya.

Si Nyonya Tua menelan kekalahan saat laga pertemuan terakhir melawan Lazio pada lanjutan liga Serie A. Sebab itu, Juventus ingin membalasnya. Danilo Ingin Tambah Koleksi Gelarnya. Mantan bek Manchester City Danilo sekarang berseragam Juventus,  juga tidak mau melewatkan kesempatan ini untuk mendapatkan gelar musim ini.

Bek asal Brasil tersebut berkata semua kompetisi itu penting. Sebab itu, ia berusaha memenangkan trofi Supercoppa Italia itu. “Jujur, saya begitu bersemangat. Saya sudah memenangkan banyak gelar sepanjang karir, namun trofi ini belum, ini penting,” ucap Danilo. “Untuk mewujudkannya, kami mesti konsentrasi juga bermain fokus,” tambahnya. Juventus dan Lazio akan bertanding di Piala Super Italia 2019. Pertandingan itu berlangsung di King Saud University Stadium, Arab Saudi, Minggu (22/12).

Laga tersebut menjadi pertandingan kelima antara Juventus dan Lazio pada Piala Super Italia. Sebelumnya, Si Nyonya Tua dan Lazio empat kali bertemu di ajang tersebut. Dengan pertemuan ini Juventus dan Lazio di Piala Super Italia 2019, berarti Juventus dan Lazio lima kali sudah bertemu. Jumlah itu menjadikan laga partai paling sering bertemu. Dengan keseluruhannya, Juventus tampil 14 kali pada laga Piala Super Italia. Dari jumlah itu, 8 gelar juara dibawa pulang Si Nyona Tua. Sedangkan Lazio, 7 kali tampil bermain di Piala Super Italia. 4 gelar juara dimenangkan I Biancocelesti julukan untuk Lazio.

Messi: Ronaldo Lebih Hebat Ketimbang Hazard

Messi: Ronaldo Lebih Hebat Ketimbang Hazard
Messi: Ronaldo Lebih Hebat Ketimbang Hazard

Kapten Barcelona Lionel Messi menyebutkan jika penyerang terbaru Real Madrid, Eden Hazard belum bisa menggantikan peran Cristiano Ronaldo. Messi juga menyatakan jika Hazard pemain kelas dunia. Dengan karakter juga tipe berbeda, Ronaldo tetap yang terbaik di posisi lini serang Los Blancos.

Komentar Messi cukup beralasan. Sejauh ini Hazard belum banyak berkontribusi untuk Real Madrid. Pemain asal Belgia tersebut baru mengemas satu gol dari delapan penampilannya di liga. Hazard adalah pemain berkualitas. Dia pesepak bola komplit, bisa membuat pertahanan lawan kocar – kacir. Hazard pemain hebat, ucap Messi. Namun saya berpikir Hazard jauh berbeda dengan Cristiano, pada segi karakternya. Sangat sulit jika menggantikan Cristiano.

Gagal Di Real Madrid, Eden Hazard Sebut Nama Cristiano Ronaldo

Penyerang asal Belgia Eden Hazard baru mengemas satu gol untuk klub barunya. Hazard kesulitan mengisi tempat peninggalan superstar Portugal CR7. Eden Hazard mengakui mengisi jersey Cristiano Ronaldo di Real Madrid menjadi tantangan sulit. Pemain internasional Belgia Eden Hazard pindah ke Real Madrid dari Chelsea pada musim panas dibayar 130 juta poundsterling (167 juta dolar AS) dan memiliki awal sulit pada waktu di Spanyol.

Messi: Ronaldo Lebih Hebat Ketimbang Hazard
Messi: Ronaldo Lebih Hebat Ketimbang Hazard

Cristiano Ronaldo, pencetak gol terbanyak klub sepanjang masa, dijual ke Juventus tahun 2018, Madrid memilih tidak mengganti para superstarnya pada periode sama juga saat itulah kehilangan CR7 dalam perannya di klub. Hazard tiba mengisi kekosongan tersebut, namun tujuh pertandingan sudah dimainkan, Hazard berhasil mengemas satu gol dan satu assist.

Hazard mengenakan jersey No.7 milik Ronaldo, juga sempat dikenakan Mariano Diaz sebelumnya, hanya menambah harapan untuk Hazard, dan sejauh ini belum memberikan harapan baik. Mengambil jersey Cristiano tidak mudah, dia bersejarah, ucap Hazard pada sebuah wawancara Real Madrid TV.

Pasukan Zinedine Zidane ada di urutan keenam La Liga sekarang, Hazard yakin jika tim bisa memenuhi tujuannya mengamankan trofi  selama musim ini. Kami akan memberi semuanya memenangkan segalanya, kami akan mengangkat trofi, ucap Hazard.  Liga Champions penting, saya disini untuk mendapatkannya, juga semua orang di Real Madrid, saya ada di dalamnya.
Di klub terbaik dunia dan berharap memberi yang terbaik.